Di sebalik namamu
Terselindung seraut wajah redup,
Yang manis menawan,
Seindah nama,
Semerdu dendangan kata-kata,
Menyuntik inspirasi minda,
Yang dulunya gersang kedinginan.
Kuterokai secangkir pekerti terpuji,
Kadangkala terselit seribu jenaka,
Membuai keriangan tawa,
Menghidupkan sekeping hati di kala hiba.
Moga kasih yang terbina terjalin selamanya,
Kekallah engkau sebagai seorang insan,
Yang menderap langkah penuh berhemah,
Menyimpan kerendahan hati,
Yang tunduk pada Ilahi.
Doa kutitipkan dalam puisi,
Selama mana nafas ini kuhela,
Hiduplah kita dalam limpah rahmat-Nya,
Sampai ketemu lagi di alam nan kekal abadi.




