Archive for October, 2008


28
October

Mencari Tuhan

ku dedikasikan sajak ini buat mereka yang masih mencari cahaya..
Mencari Tuhan
Luas saujana mata memandang
Bumi menghijau subur di kejauhan
Dengan rasa syukur melangkah
Menjejakkan kaki
Nada ikhlas menyambut
KehadiranPemuda mencari tuhan
Segalanya ada di sini
Bagi yang mencari
makna kalimah zuhud
makna kalimah hubb
makna kalimah tawadhu’
makna kalimah tasawuf
makna kalimah tawakkal
makna kalimah zikr
ilahi anta maqsudi wa ridhaka matlubi
Lalu pertanyaan muncul,
Di mana cahaya itu?
Cahaya nur dan fayd sayyidi syeikh yang diwar-warkan
Cahaya atas cahaya
“nur ala nur”
“Min shiddati addhuhur alkhifa’ “
(kerana terlampau cahaya itu, mmelupuskan cahaya sebenar)
Lalu di mana tuhan?
Di mana tuhan pada
Tawakkalnya manusia
Zuhudnya manusia
Tawadhu’nya manusia
Tasawufnya manusia
Pada yang Maha Agung
Atau yang menggagungkan yang Maha Agung
Atau hanya sekadarMencari jalan pintasKe Firdausi rabbi
Apakah ada jalan pintas ke sana?
“Innallahasytara minal mu’minin anfusahum wa amwalahum biannalahumul jannah”
“Ilahi anta maqsudi wa ridhaka matlubi”
Aku hadir dengan maksud
Memohon jalan menuju Mu
Jalan,tariqah sebenar
Pada mengesakan Engkau
Pada mencariMu, tuhan
Al-atqiyaa al-akhfiya ilallahi azza wa jalla
14/5/2007
Menzil, Turkiye Cumhuriyyet

posted under | Comments (1)

27
October

…HATI BATU…

Hatiku laksana batu

hadir dirimu umpama air yang mengalir…melembutkan

perjalanan hidupku hanya mengenal matahari

hadir dirimu mengajar tentang bulan…erti kedinginan

setelah lama kutempuhi bahang kepanasan

 

Air yang mengalir, bulan yang menerangi

mengapa tiada kusyukuri?

 

Aku sedang merentas lautan menuju ke pulau kebahagiaan

‘rajuk’ air tiada mengalir…terdamparlah diriku di tengah lautan

‘rajuk’ bulan tanpa senyuman…gelap malam memesongkan pelayaran

kecundang tujuan berlabuh di pulau impian

23
October

Bicara Cinta

Tak guna kuberbicara soal cinta
saat aku tak mengerti daripada mana lahirnya ia
dan siapa yang menciptakannya.

Bodohnya saat aku berbicara soal cinta
sedangkan cinta di hatiku tidak terdaya kukawal
tak tahu ke mana untuk kuhalakan.

Sia-sia aku bercinta kerana mereka juga bercinta
sedangkan aku tahu ada Dia
yang sentiasa akan menerima cintaku
biar berkali-kali kulakukan perkara yang Ia benci.

Tanpa aku masih ramai kan mencintai-Nya
namun tanpa Dia, sampai bila cintaku akan terus mekar?
Sekarang anda juga ingin berbicara soal cinta?

Silakan…hai makhluk tuhan

22
October

Persimpangan Masa

AKu di persimpangan masa
dan aku sentiasa di persimpangan itu
sebuah persimpangan yang penuh tanda
sebuah persimpangan yang penuh makna

Persimpangan itu membawa aku terus melalui kehidupan
Aku bangun di pagi hari dan nantinya aku tidur tatkala malam tiba
tanpa sempat aku merasa segalanya
persimpangan itu sangat banyak
gerakannya sangat laju.

Pantaskah semangatku terhenti pada masa yang terus berlalu?
masa yang persimpangannya hanya petanda
dan ia sama sekali tidak pernah terhenti.

Aku di persimpangan masa
antara malam dan siang
antari hari ini dan esok
antara muda dan tua
antara senang dan susah
antara lapang dan sempit
antara suka dan duka
dan antara sebentar tadi dan sebentar lagi…

Pada persimpangan mana harus aku berhenti?
saat persimpangan itu tak pernah sedetik jua kaku.

17
October

Makhluk Jalanan

Dia merintis sayu di suatu pagi
merenung dengan penuh harapan
saat aku di atas motor dengan beberapa keping roti di tangan
aku berikan sedikit padanya
lalu dia menjamah dengan lahapnya
hatiku mendesak untuk kuberikan semuanya
dan kutinggalkannya lalu ke kelas
dengan roti yang masih tersisa buat sarapan

Tengahari itu aku pulang membawa sebungkus makanan
tatkala aku tiba di bilik dan menjamah
terdengar esakan anak kecil itu
menghampiriku dengan tangisan yang menimbulkan simpati
aku duduk makan sambil dia memerhati
kuberikan sedikit buat dia
dan dia makan tanpa bicara

Dia juga makhluk tuhan
namun seringkali dia disisihkan
entah mengapa sekarang dia datang padaku
entah dia yang disuruh mencariku
atau aku yang disuruh menjaganya
lalu kumandikannya walaupun dia kesejukan
supaya terhindar segala ancaman kesihatan
dan kubiarkan dia berada di sini…di bilikku.

Kutinggalkan dia kerana urusan
aku pulang dan dia hilang
hatiku mendengus resah
mencari dia yang baru kukenal
panggilanku tak langsung dijawab
aku tidur dalam risau
terhadap dia yang kesepian

Hari ini aku bangun pagi
aku terdengar sayup-sayup suaranya memanggil
kubuka pintu bilik
dan dia ada di situ
entah dia yang disuruh mencariku
atau aku yang disuruh menjaganya.

Dia yang bernama misai
makhluk jalanan ciptaan tuhan
sekarang dia temanku

Dia yang bernama misai

7
October

…MAAF…

Maafkan diriku…

andai lanjut bicara padamu

maafkan diriku…

mengungkap kalam bertepu bisa

aku insan berserabut noda

merengus nafas hembusan kejahilan