RSS
 

Sang Pemuisi

13 May

Sayup-sayup dalam igauan,
Kedengaran bait sang pemuisi,
Suaranya tanpa kata,
Hadirnya tanpa ruang,
Bayangnya tanpa sinaran,
Mengkhabarkan ketenangan serta kelapangan,
Sedang dirinya tertanya sendiri,
Rupa sempit seumpama apa.

Tetap sang pemuisi juga manusia,
Rancak memuja akan kemanisan,
Sedangkan pahit tidak pernah ditelan,
Gagahnya menjulang keagungan langit,
Hingga tidak terduga kerendahan bumi.
Teruja bermadahkan keindahan,
Leka mengabadikan kehijauan.

Andai kata…
Usahlah berdendang irama bahagia,
Andai belum bergelumang derita,
Usahlah dimahkotakan seluruh kemegahan,
Andai belum tertewas dalam selut kehinaan,
Adakah pengertian iman tanpa dugaan?
Sang pemuisi juga manusia…

 
 

Leave a Reply