Alam beranggapan,
Pabila kelam pasti sunyi,
Bertemankan anak cengkerik,
Tiada henti bersyair pilu,
Mungkin ditinggal sendirian,
Dalam selimut kabus malam,
Sering ketakutan menyinggah,
Di situ jerangkap samar barangkali,
Mata hati jua menyingkap,
Dalam kelam tenggelam.
Alam meyakini,
Pabila cerah pasti ceria,
Pesona pelangi berjalur indah,
Bersuluhkan kegirangan bola mentari,
Siapa sangka…
Di dalamnya berisi sepi,
Bayangnya hanya fantasi.

