Archive for the ‘NadimM’ Category


20
October

Gagak(ii)- Takwa

Lalu gagak,
apa yang kau tangiskan?
meski tidak seputih merpati,
atau merak seindah pelangi;
bukankah janji Tuhanku,
dan Tuhanmu:-
“Yang tinggi, dekat,
dan mulia pada-NYa;
adalah jiwa,
yang dalamnya,
takwa?”

Nadim M
O’Flanagan Lecture Theature,
Royal College of Surgeons in Ireland
20 Oktober 2009

23
May

Langkah Baru

dan dengan nama Allah,
aku tahu;
langkah terjejak berlalu masa,
sudah punya destinasi nyata.

tintaku;
adalah anugerah,
yang perlu diikat akidah;
mekar jiwa semaian tarbiyah,
harum menjengah wadah dakwah.

jalanku;
bukan lagi sempit cerita,
yang tersimpul hikmah bersamanya,
atas denai kembara abadi,
melangkah berlari menuju ilahi.

dan untuk itu;
aku perlu lebih kuat,
tabah dan matang.

langkah baru ini,
moga dalam reda-Mu!

-untuk yg memahami, yg sudi mengerti-

Nadim Muhammad
As-Sakinah, Isra’
Dublin 
22 May 2009

5
May

Sejenak

(untuk seorang sahabat)

Untukmu sejenak;
adakah engkau terlalu sibuk,
sahabatku?

Sungguh,
andai punya secebis, 
ruang dan luangmu;
inginku mengungkap bicara,
berkongsi cerita.

Andai ada sedikit,
senggang dan lapangmu;
hajatku berkisah duka,
mengadu derita.

Meski,
tetap doa dan pintaku:-
kebaikan, kejayaan,
dan cinta (untukmu) daripada Tuhan.

-untuk yg memahami, yg sudi mengerti-

Nadim Muhammad
As-Sakinah, Isra’
Dublin
5 Mei 2009

2
May

Janji

 

bila yang dipegang ini,
adalah janji azali;
tidak sekosong mimpi,
tiada mainan lagi.

untuk jauh kata,
terisi dengan makna;
pada jauh jiwa,
terikat penuh setia.

-untuk yg memahami, yg sudi mengerti-

Nadim Muhammad
1 April 2009
Rathmines, Dublin

13
March

Cerita(i)

Bila yang ringan itu,
sampai masanya menjadi berat;
maka yang tersenyum jua luluh.

Yang terasa lapang itu,
serasa mengikat segenap hati.
menangkap tenang jiwa,
meruntun damai rasa.

Ya Allah, ringankan;
mudahkan, lapangkan.
Sampaikan,
pada jiwa yang jauh itu;
akan apa yang ini.
moga tahu,
moga mengerti;
akan yang dulu ringan,
telah menjadi beban.

Nadim Muhammad

3rd March 2009
Rathmines, Dublin.

5
March

Aku

[salam perkenalan daripada saya, penulis baru di laman ini:- moga beri tunjuk ajar :=)]

dan aku cuma seorang hamba,
khilaf dan hina.
aku jua seorang perantau,
sepi dan sendiri.

aku hanya seorang manusia,
lemah dan kerdil.
cukup aku sekadar insan,
daif dan naif.

adanya aku seadanya,
terkadang langkahku sumbang;
terkadang bicaraku lantang.
dalam lebih ada kurang,
dalam putih ada hitam.
terimalah akan ada itu,
kerja TUHAN, siapa tahu.

sesungguhnya,
aku hanya ciptaan,
hikmah agungnya TUHAN.

Nadim Muhammad
10 May 2007 3.35 PM