Sungguh,
Hati ini sunyi,
Bingit di pasar,
Teriakan riuh saudagar,
Namun,
Sunyi ini terus mekar.
Sungguh,
Hati ini sunyi,
Pelangi indah melakar,
Pohonan rimbun menjalar,
Namun,
Sunyi ini terus membesar.
Sungguh,
Hati ini sangat sunyi,
Lukaku masih tercalar,
Walau teman minta bersabar,
Namun,
Jiwaku terus menggusar.
Sungguh,
Hati ini semakin sunyi,
Walau bumi sangat mencabar,
Walau gempa datang menggegar,
Namun,
Benakku masih terasa hambar.
Ya Tuhan,
Sampaikanku khabar,
Agar hati yang balar,
Bisa menjadi segar.
Agar jiwa yang berputar,
Bisa kembali mendebar,
Agar iman yang terbakar,
Tidak akan lagi gentar.
Ya Tuhan,
Aku tahu Kau Yang Maha Benar!
Dan aku tahu Kau Yang Maha Besar!
Agar sunyi ini akan terus pudar.
-Ibnu Kamaruddin-

