RSS
 

Posts Tagged ‘kasih sayang’

Sabarlah Hai Jiwa

08 Aug

Sabarlah hai jiwa,
andai hasratmu tak terlaksana,
kerana engkau hanya merasakan,
tetapi Allah yang memberi keputusan.

Sabarlah hai jiwa,
tatkala duniamu terasa sempit,
tatkala kau rasa terhimpit,
kerana di sini bukan akhirmu.

Sabarlah hai jiwa,
ketika kau menaruh harapan,
tetapi tak kesampaian,
kerana Allah takkan biarkan kau sendirian.

Tak perlu kau soal,
kenapa Allah tak berikan?
kenapa Allah tak tunaikan?
kenapa derita masih menghimpit?
Apakah kau lebih tahu daripada Dia?

Hai jiwa,
tugasmu adalah melakukan ketaatan,
tugasmu adalah redha dengan ketentuan,
kerana Dia yang menciptakanmu,
takkan sekali-kali mengabaikanmu.

Biarkan mereka berbicara,
biarkan mereka berkata-kata,
kerana pengakhiranmu,
bukan mereka yang tentukan.

Tak mungkin bisa kau hitung nikmatmu,
berbanding deritamu.

Oleh itu,
sabarlah hai jiwa…

 
No Comments

Posted in zulyunus

 

Mengenang masa lalu (dedikasi sempena Hari Guru)

17 May

Sepi dan sendiri.

Duduk ku, mengenang masa lalu.

Derap dan Langkah pertama

Ku ke alam keilmuan dan akal fikir,

Budaya dan peradaban,

Kesusilaan dan rasa hormat,

Pada ketika aku buta, dan jahil, fakir ilmu.

…hari itu, kalian pimpin tangan kami

ke kelas,

membuka kami kepada dunia yang sangat luas,

dunia tanpa batasan,

dunia yang kami akan harungi di masa-masa mendatang,

sungguh kami masih ingat pimpinan dan tuntunan pertama itu,

dan sehingga ini hari…

kalianlah pendidik bangsa,

ingin melihat dan menumpang gembira

masa depan gemilang anak-anakmu ini, Cuma

kami tahu,

kami tahu dan sedar,

tiada lagi yang kalian minta,

mengenang kalian di hati kami.

Namun,

Bukan lagi angka-angka A yang ingin kami bilang

Bukan juga belasan subjek

yang menjadi perkiraan,

tetapi tulus murni,

budi dan naluri,

menabur bakti,

untuk anak bangsa.

Hanya maaf kami pohon,

Kiranya bisa kata-kata kami

Melukaimu walau secubit,

Kiranya bicara kami meruntun hatimu,

Wahai sang pendidik.

Bukanlah ini bicara air mata,

tapi bicara kata hati, yang tersentuh pada kejujuran

Pada pendidik, aku kenang.

Kenangan yang akan disemat,

Dalam hati ini,

Sampai bila-bila,

Walau kalian tiada.

Hadi Mahdi Muhtadi,

Bandar Baru Bangi.

lanjut di muhammadaimansalmi.blogspot.com